Out and About in Bandung, feat. Maribaya


Pasundan soil was created when The God was smiling (M.A.W. Brouwer, a Delftse psychologist, an Indonesia-enthusiast Dutch)

Maribaya (1)

Maribaya (2)

Bandung never ceases to impress me. Despite of the excessive and terrible traffic jam during weekends, I always wanna go there. Maybe for sightseeing, reminiscing the old times, or just killing the time.

To me, Bandung is very nostalgic. I spent 4 golden years there. I grew up there.

Continue reading

Advertisements

Berkunjung ke Taman Buah Mekarsari


Long time no post, euy…

DSC_0010

Dari sekian banyak utang tulisan, saya memilih untuk menuliskan ini terlebih dahulu karena masih relatif baru dan tentunya masih segar dalam ingatan.

Ide ini bermula saat saya dan teman-teman kantor makan siang bersama dan memutuskan untuk mencoba menghabiskan akhir pekan bersama di suatu tempat yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Sebenarnya ada pilihan lain ketika itu, namun akhirnya pilihan dijatuhkan kepada Taman Buah Mekarsari, yang terletak di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Continue reading

Bebas Visa ke Serbia buat Paspor Indonesia!


Per hari ini, 14 Oktober 2017, pemegang paspor Indonesia, termasuk yang hijau, diperbolehkan memasuki wilayah teritori Serbia selama 30 hari TANPA VISA!

Yeahh!

Berikut adalah pernyataan yang diambil dari laman resmi Ministry of Foreign Affairs of Republic of Serbia di sini:

At its meeting of 6 October 2017, the Government of the Republic of Serbia adopted the Decision on visa exemption for the nationals of the Republic of Indonesia, holders of ordinary passports. 

The Decision is published in the “Official Gazette of the Republic of Serbia” No. 090/2017 of 6 October 2017 and enter into force on 14 October 2017. Under the Decision, the nationals of the Republic of Indonesia can enter, transit through and stay in the territory of the Republic of Serbia without a visa, during a period not exceeding 30 days from the date of entry, within period of one year, if there are no hindrances defined in Article 11 of the Law on Foreigners .

Continue reading

Naik Bus Gratis GO-KL


Satu hal yang saya suka tentang Kuala Lumpur adalah banyaknya kesempatan untuk menghemat uang :D. Hal yang ingin saya bahas di sini adalah Bus GO KL.

Sebelumnya, saya tak tahu menahu tentang bus ini karena kunjungan ke KL sebelumnya selalu menggunakan mobil pribadi sehingga tak terlalu paham moda transportasi umum di KL. Lalu, seorang kenalan dari seminar memberitahukan saya tentang bus ini. Tentu saya saya senang karena bus ini GRATIS sodara-sodara! Dan dapat wifi PERCUMA! 😀

Yang asyiknya lagi, bus GO KL melewati tempat-tempat yang biasanya dikunjungi oleh turis juga. Lumayan banget kan?

Continue reading

Pengalaman Naik KLM KL-810, Jakarta – Kuala Lumpur


Eenzaam maar niet alleen (Koningin Wilhemnina van Nederland)

Bulan Agustus lalu, saya sempat ke Kuala Lumpur untuk mengikuti workshop PHAST & Safeti 8.0 yang diselenggarakan oleh DNV GL Malaysia. Saya beruntung sekali dapat mengikuti workshop ini karena dua software tersebut adalah software yang sangat ingin saya kuasai.

Saya lalu mencari tiket penerbangan di Traveloka. Ada banyak pilihan di sana untuk penerbangan dari Jakarta ke KL, mulai dari Malaysia Airlines, Air Asia, Malindo Air, Lion Air, sampai Singapore Airlines. Malaysia Airlines menawarkan harga yang cukup murah ketika itu, bahkan bisa 1 juta untuk PP. Tapi saya tidak terlalu tertarik.

Mata saya tertuju pada salah satu maskapai yang cukup familiar: KLM, alias Koninklijke Luchtvaart Maatschappij, yang sekarang sudah bergabung di bawah bendera Air France KLM. Lalu saya ingat kalau saya belum pernah naik KLM, satu kali pun. Dulu, waktu masih jamannya bolak-balik ke Belanda, saya hanya menggunakan Emirates dan Singapore Airlines. Soalnya takut makanannya gak enak, hehe. Apalagi untuk perjalanan panjang, masa roti-roti doang, belum tentu halal pula 😊

Terus, kok ya rasanya kurang afdhol kalau sudah pernah tinggal di Belanda, tapi belum mencoba sekalipun maskapai nasionalnya.

Continue reading