Tersesat di Granada!


img_0437

I want the Arabic Granada, that which is art, which is all that seems to me beauty and emotion

(Isaac Albeniz, Spanish pianist and composer)

Dari Madrid, bus Alsa yang saya tumpangi melesat ke Granada, di Propinsi Granada di wilayah Andalusia. Saya sudah memesan bus ini secara online sebelumnya. O, iya, pada waktu itu, tiket online tersebut harus dipesan dengan kartu debit keluaran Spanyol atau kartu kredit terbitan Eropa. Kartu debit Maestro keluaran ABN AMRO andalan saya tentu saja tidak berlaku. Akhirnya, saya harus meminta bantuan seorang teman yang memiliki rekening di bank Spanyol untuk melakukan ini.

Kenapa saya tidak menggunakan kereta api Renfe?

Maunya sih begitu. Tapi tiket Renfe kan lebih mahal daripada bus. Kantong saya yang ala mahasiswa bisa cepat kempes nantinya 🙂

Continue reading

Al Hambra, a Childhood Dream Came True


al-hambra_pan2

Al Hambra: Generalife, Palacio Nazaries, Palace of Charles V, Alcazaba

img_0542-horz

Palacio Nazaries

This panoramic view was taken from Mirador San Nicola, Al Bayzin, Granada, Spain. A distinctive palace and fortress with Sierra Nevada mountains in the background.

Granada was reconquered in 1492 by Queen Isabella I de Castille and King Fernando II de Aragon, completing the Spanish Reconquista, and marking the end of the Islamic rule in Europe.

Muhammad XII, also known as Boabdil, the last emir of Granada was forced to leave the land, where he was born and breed. He was brokenhearted and fell into pieces. According to the legend, when he reached the rocky prominent which gave the last view of the city, he stopped and surveyed the fascinating red palace and its surrounding for the last time, in his life.

Continue reading

Mendadak Solo di Madrid


img_0064

Palacio Real de Madrid

There is no greater glory than love, nor any greater punishment than jealousy

(Lope de Vega, born in Madrid)

Saya baru saja membantu menyiapkan itinerary untuk teman saya yang akan berkunjung ke Andalusia Spanyol tahun 2017 ini, hingga saya harus kembali mengingat-ingat trip yang sudah saya eksekusi tahun 2010 silam. Tujuh tahun yang lalu! Mengingat Spanyol adalah salah satu negara favorit saya, Insya Allah saya mengingat sebagian besar detailnya karena semuanya sangat berkesan.

Akhirnya saya posting saja di sini. Dulu juga sudah di-publish di Multiply, tapi tulisannya sudah almarhum bersamaan dengan ditutupnya sang platform.

Tahun 2010 adalah salah satu tahun yang sibuk dalam sejarah jalan-jalan saya :D. List-nya adalah seperti berikut:

  • Februari : Spanyol
  • Mei : Skotlandia, Belgia
  • Juli : Jerman, Malaysia
  • Agustus : Inggris
  • Oktober : Belgia (lagi!)
  • Desember : Spanyol (lagi!), Maroko

Jalan-jalan terus, kapan kuliahnya? Haha. Alhamdulillah ada waktu. Lagipula, kuliah saya kan tidak dibayar dengan beasiswa dari uang rakyat Indonesia. Jadi, boleh lah sebagian uang dan waktunya saya pakai untuk bersenang-senang.

O, iya. Ini belum termasuk trip-trip kecil di Belanda, seperti menikmati parade bunga di Keukenhof, Boatweek – mengitari Belanda lewat kanal dan sungai, Afsluitdijk kebanggaan Belanda di Zeeland, dan weekend gateaway lainnya. Alhamdulillah. Saya ingin disibukkan lagi oleh acara jalan-jalan, semoga Allah Mengizinkan 🙂

Continue reading

Pengalaman Pertama ke Hammam


hammam-kastor

Hammam Kastor, Den Haag, Belanda. Pic from: http://www.hammamkastor.nl

Ada banyak negara yang menjadikan hammam sebagai bagian dari gaya hidup dan tradisinya, terutama di daerah Timur Tengah. Akan tetapi pengalaman hammam pertama saya bukanlah di Turki, ataupun Maroko, ataupun Jordania, ataupun Uni Emirat Arab, dan tidak juga Andalusia Spanyol, tapi di…Belanda!

Tapi sebenarnya, saya pernah mencoba masuk salah satu hammam di suatu sore di area Sultanahmet di Istanbul. Tapi antriannya panjang banget, sehingga saya mengurungkan niat. Lagipula, hammam yang terlalu rame tidak lah begitu mengasyikkan. Saya masih mencoba peruntungan lagi setiap ke Istanbul, tapi keadaan tetap sama. Ada juga teman yang menyarankan untuk memakai hammam di salah satu hotel, eh ternyata tukang scrubbing-nya laki-laki. Aneh. Ada-ada saja, hahaha.

O, iya, kenapa di Belanda?

Berawal dari suatu hari ketika teman saya terlihat lebih bersih, lebih segar dan seperti mendapat energi tambahan. Ternyata ia baru saja kembali dari hammam yang ada di Den Haag.

Waaah, ternyata ada hammam di Den Haag! 😍

Saya mengatakan bahwa saya ingin juga diajak kapan-kapan. Tapi dia menolak dan mengatakan bahwa dia tak ingin pergi dengan orang yang dikenalnya. Heran juga, kami kan sama-sama perempuan. Bagi saya waktu itu, hammam kira-kira mirip dengan luluran. Dan saya juga sering pergi luluran dengan teman perempuan. Girl-friends time, gitu lah.

Continue reading

Bebas Visa 5 Hari ke Belarus!


OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Mir Castle, Pic from http://www.insidebelarus.com

Sebelumnya bagi saya, Belarus hanya identik dengan Soviet, komunis dan film ‘Franz + Polina’, yang menceritakan kisah cinta antara Franz, seorang kader Nazi Jerman dengan Polina, seorang gadis Belarus dengan latar Belarus yang sedang diduduki oleh Nazi Jerman. Film ini lumayan bikin mewek juga, hehe.

Saya dulu juga tak terlalu memperhatikan Belarus karena mendapatkan visa Belarus sebelumnya dikenal agak susah. Ternyata awal Januari 2017 ini, pemerintah Belarus memberikan bebas visa kepada 80 negara, termasuk Indonesia. Bebas visa ini akan efektif mulai 9 Februari 2017 ini. Yeay!

Saya agak telat mengetahui ini. Tapi tak apalah, di-share di sini aja. Berikut berita resminya, yang diambil dari laman pemerintah salah satu bekas negara Soviet Union ini.

Continue reading