Mengunjungi Mausoleum Imam Ayatullah Khumaini


dsc_0467

Kompleks Mausoleum dari luar

Love will find its way through all languages on its own (Rumi)

Imam Ayatullah Khumaini adalah salah seorang figur yang sangat dihormati oleh masyarakat Iran. Ia dianggap sebagai penyelamat umat dari tirani Shah dan mengembalikan nilai-nilai kesopanan kepada masyarakat Iran. Namun, tak sedikit pula yang menentangnya, terlebih golongan yang menginginkan masyarakat Iran yang lebih sekuler.  Menurut teman saya yang orang Iran, memang benar bahwa mereka dulu melakukan referendum untuk memilih pemerintahan yang berdasarkan Islam ketimbang pemerintahan Shah, tapi mereka tidak menyangka bahwa keadaan akan menjadi ‘sekeras’ ini. Dia sendiri mengharapkan pemerintahan yang lebih fleksibel dan mengutamakan kepentingan rakyat banyak.

Imam Ayatullah Khumaini juga merupakan figur kontroversial yang diagungkan oleh masyarakat Syiah. Walaupun bukan salah satu dari imam yang dua belas, penghormatan terhadapnya sangatlah tinggi. Foto dengan ukuran besar terlihat di seluruh pelosok, baik di kota maupun desa terpencil.

O, iya, tampaknya orang Iran punya sedikit kekhawatiran bahwa kaum Sunni tidak akan mnyukai mereka dikarenakan perbedaan aliran. Paling tidak, teman-teman kuliah saya berpikiran begitu. Keadaan menjadi cair ketika mereka tahu bahwa saya tahu banyak tentang Ali ra dan Fatimah ra, tokoh yang sangat mereka hormati.

Sedikit tentang Islam di Iran. Setelah Dinasti Sassanid berakhir pada abad ke-7, tanah Persia dikuasai kaum Muslim Bani Umayyah yang beraliran Sunni. Pada waktu itu, Sunni menjadi mayoritas yang diikuti bangsa Persia walaupun ditemukan pengikut Syiah dalam jumlah yang sedikit. Hubungan Sunni-Syiah tidak selalu baik. Sewaktu Shah Ismail I dari Dinasti Safavid berkuasa pada abad ke-15, dia membangkitkan kebanggaan kebanggaan bangsa Persia, dengan Syiah sebagai identitas kepercayaannya. Dengan pedang dan kekerasan, Syiah akhirnya menjadi mayoritas dan menjadi identitas bangsa Iran sampai sekarang. Buat saya, ini adalah bagian dari sejarah, di mana pada masa itu penguasa di bagian dunia manapun sering menjadikan agama sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan. Saya tidak setuju akan hal itu, tapi itulah yang sudah terjadi.

Balik ke Mausoleum Imam Ayatullah Khumaini, yang terletak di Behesti Zahra di selatan Tehran.  Mausoleum yang sangat besar dan mewah ini dibangun pada bulan Juni 1989 menyusul wafatnya tokoh utama revolusi Iran tersebut. Sampai saat ini, penyempurnaan bangunan masih dilakukan.

Di dalamnya ada makam beberapa tokoh yang lain, seperti istri dan putra beliau, dan beberapa tokoh politik. Lantai mausoleum ini dilapisi oleh karpet. Langit-langitnya dihiasi oleh kaca-kaca yang berkilauan. Mausoleum ini selalu ramai dikunjungi oleh kaum Syiah dari seluruh dunia dan juga turis seperti saya yang selalu dipenuhi oleh rasa ingin tahu.

tehr7

Kiri: Aula Mausoelum; Kanan: Makam Ayatullah dan putranya

Untuk memasuki kompleks makam ini, pengunjung wanita harus memakai chador, lalu melewati pemindaian barang dan badan. Disediakan tempat penitipan sepatu di gerbang masuk. Tidak ada biaya masuk. Yang tidak beragama Islam pun diperbolehkan masuk.

Saya tidak mengambil banyak foto seperti biasanya karena tidak ingin menganggu kekhusyukan orang yang memang berniat untuk berziarah di sana.

Kompleks ini dilengkapi oleh toko souvenir, oleh-oleh makanan dan barang-barang khas Iran lainnya. Cukup untuk membeli beberapa oleh-oleh lagi untuk keluarga dan teman di tanah air.

Advertisements

2 thoughts on “Mengunjungi Mausoleum Imam Ayatullah Khumaini

  1. Salam perkenalan. Saya akan singgah 3 hari ke tehran dan isfahan sebelum ke istanbul. Boleh jelaskan apakah pengangkutan yang digunakan? Local agent? Public transport? Car rental? Atau rental taxi?

    Like

    • Salam kenal, Mbak Fida.

      Waktu itu, saya ikut tur, jadi transportasi sudah disediakan oleh penyelenggara.

      Tambahan info dari saya. Tehran dan Isfahan bukanlah kota yang susah untuk dijelajahi. Tehran – Isfahan bisa dicapai dengan bus dan kereta api. Semuanya tersedia di internet 🙂

      Berikut link yang bisa dilihat-lihat:
      http://www.irantravelingcenter.com/bus-ticket-iran/
      http://www.iranrail.net/tickets.php

      Untuk transportasi dalam masing-masing kota bisa menggunakan metro, bis dan taksi.

      Kalo Mba mau menggunakan jasa taksi atau sewa mobil tentunya juga bisa. Saya tak menggunakannya jadi tak begitu tahu. Di internet tersedia semuanya 🙂

      Semoga bermanfaat.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s